Penyebab Laptop atau PC menjadi lemot


Komputer atau laptop yang lemot bisa disebabkan banyak hal. mengapa hal tersebut bisa terjadi? Karena terlalu seringnya terpakai menyebabkan laptop atau PC kamu menjadi lemot, Namun itu adalah bukan faktor yang utama. Faktor - faktor lain juga bisa menyebabkan kinerja perangkat komputer atau laptop semakin lama semakin lemot.

Jika hal ini terjadi kamu harus mulai melakukan pembersihan dan pengecekan apa penyebab Laptop atau PC bisa lemot. Kamu juga bisa melakukan upgrade pada perangkat keras seperti RAM ( Random Access Memory) atau HDD (Hard Disk Drive). Lalu apa saja penyebab Laptop atau PC menjadi lemot? Simak Penjelasan berikut.

Penyebab Laptop atau PC yang lemot

1. Startup Program yang terlalu banyak


Bila kamu merasa Laptop atau PC berjalan begitu lambat saat perangkat tersebut mulai dinyalakan dari proses booting ke menu utama, maka hal itu bisa terjadi karena panyaknya aplikasi atau service yang berjalan saat booting. Karena banyaknya aplikasi yang dipasang di perangkat kamu dan aplikasi tersebut tidak di setting pada starup.

Untuk mengatasi hal tersebut kamu bisa men-disable aplikasi pada saat starup. Untuk Windows 7 bisa di cek dengan cara menekan tombol Windows + R lalu ketik msconfig. Pilihlah aplikasi yang ingin kamu jalankan pada saat proses booting. untuk aplikasi yang tidak penting kamu bisa uncheck atau men-disable. Dan untuk Windows 10 kamu bisa cek di Task manager lalu pilih menu starup untuk men-disable aplikasi yang tidak terlalu penting.


2. Hardisk sudah mulai lelah atau berumur

*source : digitaledge.org
Hard Disk Drive ( HDD) merupakan komponen penting yang ada di Laptop atau PC kamu. Fungsinya adalah untuk menyimpan semua data - data atau file - file yang ada di laptop atau PC kamu. Komponen ini mempunyai alat yang berupa kepingan seperti kaset CD didalamnya yang akan berputar seiring kamu membuka aplikasi maupun file yang ada di perangkat komputer kamu. 

Semua perangkat elektronik mempunyai umur atau batas waktu pemakaian. Begitu juga dengan Hardisk ini, perangkat komputer yang memakai ruang penyimpanan ini akan terasa berat juga jika umurnya sudah tua atau usang ataupun mengalami Bad Sector. Nah seiring perekembangan jaman Hardisk ini sudah mulai tergantikan dengan SSD ( Solid State Drive ) yang performanya lebih bagus dari pada HDD ini. Tentunya harganya juga tidak kalah bagus wkwkwkw :v. Nah tidak ada salahnya jika kamu mengganti HDD yang sudah usang dengan yang baru.


3. Ruang penyimpanan yang mulai penuh


Hal ini juga sangat penting untuk diperhatikan. Jika ruang penyimpanan mulai penuh hal ini menyebabkan kinerja laptop atau PC menurun. Banyaknya file - file sampah atau junk file yang sudah tidak terpakai dan masih tersimpan di ruang penyimpanan ini menyebabkan kapasitas ruang penyimpanan yang hampir penuh.

Hal ini bisa di atasi dengan cara mengupgrade ruang penyimpanan kamu dengan kapasitas yang lebih besar. Tentunya itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alternatif lainnya kamu bisa menghapus dan membersihkan file - file sampah di Laptop atau PC kamu yang sudah tidak penting atau bisa melakukan disk cleanup.


4. Extention browser dan Cache


Banyaknya extension yang terinstal juga bisa menyebabkan perangkat komputermu menjadi lelet. Mungkin kamu menginstal banyak extension untuk mendownload, memblock iklan atau mengganti IP Address dengan VPN yang ada di browser. Hal ini membutuhkan extenstion tambahan untuk diinstal.

Hal ini harus dihindari atau mungkin instal extension yang dibutuhkan saja. Selain extension, seringnya browsing juga menyisakan file sampah atau junk file. Ada baiknya setelah selesai browsing kamu bisa menghapus cache atau history yang masih tersimpan di browser. Ini bisa membantu agar kinerja perangkat komputermu tetap stabil.


5. Membuka banyak tab browser


Untuk kamu yang menggunakan perangkat komputer atau laptop dengan spec low end atau kapasitas RAM (Random Access Memory) yang kecil, sangat tidak disarankan untuk terlalu banyak membuka tab di browser. Ini sangat mempengaruhi kinerja perangkat komputermu. Karena semakin banyak membuka tab browser RAM akan bekerja keras untuk memuat semua tab browser.

Jadi jika dirasa kamu mempunyai Budget yang cukup disarankan untuk mengupgrade RAM kamu. Tetapi jika hal tersebut tidak memungkinkan hidarilah melakukan hal seperti diatas tersebut. Sebaiknya buka tab yang diperlukan saja atau setelah tidak diperlukan langsung di close saja.


6. Banyaknya aplikasi atau program yang berjalan


Terlalu banyak menjalankan aplikasi saat bersamaan atau multi tasking juga bisa membuat laptop atau PC kamu lemot. Sama seperti penjelasan diatas sewmakin banyak kamu membuka aplikasi RAM juga akan semakin bekerja keras untuk menjalankan aplikasi tersebut. Kamu bisa cek di task manager dengan cara menekan tombol Ctrl + Shift + Esc program atau aplikasi mana sajakah yang memakan banyak memory.

Dengan mensetting starup bisa membantu aplikasi mana saja yang diperlukan saat memulai menghidupkan perangkat komputer atau Laptop. untuk menyetting sturup bisa kamu lakukan seperti poin 1 diatas. Selain itu hindari juga terlalu banyak membuka aplikasi saat bersamaan, bukalah aplikasi yang dirasa perlu dan close apabila kamu sudah selesai menggunakan aplikasi tersebut atau sudah tidak menggunkannya lagi.


7. Program yang tidak diperlukan berjalan di belakang layar


Pada saat kamu menginstall aplikasi baru mungkin ada beberapa aplikasi yang tidak sengaja yang ikut terinstall. Nah ini juga bisa menyebabkan laptop atau PC kamu menjadi lemot, Ada baiknya saat menginstall aplikasi berhati - hatilah atau teliti apakah aplikasi tersebut membawa aplikasi lainnya. Karena secara tidak diketahui aplikasi tersebut bisa otomatis ikut berjalan ketika kamu tidak membukanya. 


8. Virus

*Source : NBC12.com
Virus umumnya dapat merusak software atau perangkat lunak komputer dan PC kamu seperti layaknya makhluk hidup. Virus akan masuk ke system dan secara perlahan menyebar jika kamu tidak sengaja membuka virus tersebut. Hal ini juga bisa membuat performa laptop atau PC kamu menjadi lelet. Pentingnya menginstall Anti virus atau bisa juga mengaktifkan Anti virus bawaan Windows. Mengakses situs - situs yang tidak terproteksi juga bisa menyebabkan perangkat komputermu bisa terjangkit virus. Selain itu virus juga bisa menyebar melalui FlashDisk, mungkin kamu sedang mengirim File dengan FlashDisk yang sudah terisi virus dan otomatis menyebar ke perangkat komputer kamu.


9. Anti virus yang bekerja berlebihan


*Source : cleansoftware.org

Bekerja yang berlebihan yang dimaksud adalah terlalu sensitifnya aplikasi anti virus yang kamu miliki. Sehingga setiap mengakses situs tertentu atau menginstal aplikasi baru anti virus akan mendetect itu sebagai virus. Tentunya ini juga membuat perangkat komputer menjadi lelet karena setiap saat harus membuka anti virus.

Nah, ada baiknya memilih anti virus yang tidak terlalu sensitif. Atau kamu bisa menyetting anti virus agar tidak terlalu sensitif.


10. Komputermu kotor atau berdebu


*Source : www.menshealth.com

Perangkat komputer yang kotor atau berdebu ternyata juga bisa membuat kinerja komputermu menurun atau lemot. Hal itu disebabkan karena saluran sirkulasi udara yang berdebu sehingga udara tidak dapat masuk ke dalam komputer kamu sehingga perangkat komputer kamu menjadi cepat panas. Panas yang berlebihan atau Over Heat membuat Hardware menjadi cepat rusak. Tentunya kerusakan Hardware ini juga sangat mempengaruhi kinerja komputermu. Jadi rawatlah komputermu secara rutin minimal seminggu sekali untuk membersihkan debu yang menempel di perangkat komputermu.
Lihat Komentar

0 Response to "Penyebab Laptop atau PC menjadi lemot"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel